Hanya takut?” jawabku dengan nafas
terputus.“Takut sama siapa? Tidak lama kemudian seorang kimcil
entah pembantu atau keluarga si pengusaha itu sedang membawa 3 cangkir kopi
beserta kue kering. Bokep “Bu’, Bu’, aku ma, mau.. Namun tiba-tiba ibu majikanku itu duduk tidak
jauh di sampingku sambil nonton TV bersamaku. Jangan malu-malu. Tidak mungkin di sini atau di
kamarmu” jawabnya. Capek
yaah?” Setelah berkata begitu, ibu majikanku tiba-tiba berbalik arah sehingga
ia telentang di depanku. Kenapa bisa bbeggini?”
tanyaku penuh ketakutan dan nafasku sulit lagi kuatur. “Oh yah, masuk saja dulu makan nak, siapa tahu temanmu itu
belum makan malam” katanya pada si sopir itu sambil mempersilakan kami masuk ke
ruang dapur.Ayo Nif, kita sama-sama makan dulu baru ngobrol lagi”
ajakan si sopir itu seolah ia sudah terbiasa di rumah itu. Orang tuaku tinggal di kampung” jawabku.




















