kepalang tanggung. Perlahan kubelai dan kuremas lembut dadanya. Bokep Pas subuh tadi dia udah dateng dengan
penampilannya yang seger dan menawan. Selagi tanganku masih menggenggam tangannya, kuangsurkan pipiku ke pipinya kiri kanan.“Kurang,” celetuknya manja.”Emang gimana lagi?” tau-tau dia mengangsurkan bibirnya ke pipiku dan cup, cup. kerumahnya? Nggak tau kenapa tiba-tiba khayalanku
tentang Rini melambung tinggi. Dadanya yang super
wow itu menempel erat didadaku. Ia tersenyum manis dan menatapku lamaaa banget. Aku kaget juga, tapi sekaligus tidak mau menyia-nyiakan
kesempatan ini. Wah, pokoknya aku sendiri nggak pernah menyangka kalo dikantor ternyata punya temen seperti dia. Kalo ada yang sakit, selalu dia yang jadi koordinator bezuk.




















