Ia melirik ke bagian selangkanganku. “KAmu salah, itu besar. Bokep “Ohh”
“Kenapa kaget gitu Jun?”
Teh Renny orangnya supel. Aku akan berakting pura2 lugu. “Buat Teteh pakai”
AKu tercekat. Aku mulai terpancing. “Kamu lama ya keluarnya. Aku suka caranya. Kubopong tubuh sintal itu ke kamar. Meski kulit wajahnya sudah tidak semulus gadis lagi, tapi sisa-sisa keayuan masa lalu masih ada. “Tergantung apa Teh?”
Teh Renny jadi gugup. “Kenapa Teteh ukurannya bisa besar kayak orang bule?”tanyaku pura2 lugu. Entah kenapa mataku spontan melirik ke bagian dada yang tertutup baju itu. Tentu saja model2nya orang bule.Teteh membolak-balik halaman dengan serius. Ternyata, Teh Renny, temen nyokap. Bahkan posisi favoritku pun, ia menikmatinya. Benarkah benda di dada itu sebesar itu? Tapi dia teman Ibuku? Itu jebakan buat dia nanti. “Kenapa dipulangin Teh?”tanyaku iseng sambil lalu.“Kurang laku, ukurannya besar2.




















