“Uhhh…” desahku karena begitu nikmat usapannya, begitu lembut namun kuat. “Uuuhhh…” desahku terkahir kali menghayati permainan seks kami. Bokep Kami pun bersama memasuki lift. Ternyata Toilet di lantai atas dimana pesta berlangsung sangat penuh. Maklum saja malam itu aku mengenakan baju berbelahan dada yang renda berwarna hitam yang tentunya sangat kontras dengan kulitku yang putih dan rambutku yang berwarna coklat kemerahan.Dalam hati kecilku sebenarnya aku juga diam-diam mengagumi Surya. Rupanya Surya memang tidak bermaksud turun, dia segera berlari ke lift ketika dia melihatku berjalan keluar ruangan. Tangan Surya perlahan meraih belakang leherku dan menarik tali pengikat bajuku, rupanya dia berusaha membuka pakaian pestaku yang dirasakannya menghalangi pemandangan indah yang sudah dinanti-nantikannya. Lalu Surya mendekatiku lagi, dia mencium bibirku dengan lembut. Maklumlah aku adalah seorang wanita karier, jadi karena jadwalku yang padat sering kali aku




















