“Tidak…, tidak ada apa-apa, sahut Linda sambil merapihkan pakaiannya.Aku bangkit dan duduk di sisi pembaringan. Bahkan dia langsung turun dari pembaringan, dan menyambar pakaiannya yang berserakan di lantai. Bokep Aku benci dengan semua orang yang bahagia melihat Mbak Indri diambil orang lain. menjambak rambutku, dan membenamkan Wajahku ke dadanya. Bahkan kepalaku terasa pening dan berdenyut menatap tubuh yang polos dan indah itu. Semakin dekat saja jarak wajah kami. Tapi nampaknya Linda masih belum puas. “Aku…, Apa yang harus kulakukan?” tanyaku tidak mengerti. Tante Maya dan Oom Joko juga berpakaian seperti mau pesta. Dan memang benar, ternyata Linda berulang tahun malam ini. Tapi Linda malah membalasnya dengan sinar mata yang saat itu sangat sulit kuartikan.“Kenapa kau menciumku..?” tanyaku polos. “Ke rumah…?”, tanyaku memastikan. Waktu itu aku melihat ada kekecewaan tersirat di dalam sorot matanya.




















