Kalau kamu capek, besok bolos saja.”
Erik pun menggendongku yang masih terisak kekamar tidurku. Bokep Masih kecil sudah kenal laki-laki!! Tepat jam 10.30 malam, aku mendengar suara pintu di sebelah kamarku berbunyi. Jantungku terasa berhenti mengingat kejadian itu. Dan lagi, sekarang.. Erik kembali menciumiku, kali ini dia meremas payudaraku sambil menghisapnya. Temannya yang ikut bersamanya pun ikut memperhatikan diriku.“Ada apa Torian? Dia memperhatikanku sejenak dan senyuman misterius itu hadir lagi.Dia pun membungkukkan tubuhnya,
“Hey, tukang ngintip cilik. Aku takut dibenci. Maria. Aku pun merasa heran dan sedikit takut. Aku tidak diperbolehkan untuk keluar rumah selain ke sekolah tanpa dirinya.Empat bulan berlalu, rasa sayangku terhadap Erik mulai bertambah.




















