Si Handayani Poetri ini sekarang bekerja pada pabrik konveksi pakaian anak-anak, tetapi peroesahaan tempatnya bekerja poen terkena dampak krisis ekonomi yg berkepanjangan. Aqoe tak berharap membanding-bandingkan keadaankoe pada Dr. Bokep Teraba poeting soesoenya yg moengil. Ketika Si Handayani Poetri berbalik toeboeh dalem tidoernya, belahan bajoenya sedikit tersingkap, sehingga dapat koelihat payoedaranya yg montok dgn belahan yg sangat dalem. Saat itoe aqoe hampir-hampir tak dapat poelang berjalan tegak, karena boeroengkoe masih tetap keras dan mengatjoeng sesoedah ‘selesai’ bergoemoel dgn Ambar. Aqoe tak berharap membanding-bandingkan keadaankoe pada Dr. Si Handayani Poetri ini sekarang bekerja pada pabrik konveksi pakaian anak-anak, tetapi peroesahaan tempatnya bekerja poen terkena dampak krisis ekonomi yg berkepanjangan. Ramboet panjangnya kembali terboerai di atas bantal. Tak terasa, Handayani Poetri terdengar mendasah dasah, terbaoer dgn dengoesan nafaskoe yg ditimpali dgn hawa nafsoe yg makin memboeboeng.




















