Jadi mereka tidak sempat mengetahui narkoba, bahkan merokok pun tidak. Bukankah cowok 18 tahunan itu telah kuanggap anak sendiri ? Bokep Karena pasti ia akan tersiksa dibuatnya nanti. Ya…selama berbulan-bulan menjadi istri Kang Eman, tiada persoalan sekecil apa pun, kecuali hasrat birahiku yang terkadang menggeliat-geliat sendiri pada waktu suamiku sedang di luar kota. Dan masuk ke dalam kamarku, dengan perasaan bercampur aduk. “Taulah…soalnya sejak saat itu kamu suka bermurung-murung dan jarang bicara.”
“Iya Bunda…tebakan Bunda benar…”
“Nah…sekarang bunda mau diapain kalau sudah begini ?” tanyaku sambil menciumi pipinya. Kalau merujuk kepada kata-kata terakhir (meski tahu ini salah), mungkin sosok yang dimaksud itu memang aku. Juga pada waktu kuhidangkan steak buatanku sendiri, dirinya kelihatan bangga punya istri yang “trampil” seperti aku ini.




















