Ahh..,” aku meremasi rambutku sambil bersandar di
kursi bambu.“Agak pusing ya Mas, itu memang reaksinya kalau pertama minum Mas. Sungguh, aku baru
kali itu singgah disana, meskipun sehari-hari kerab melintasi jalan di depannya. Bokep Kita pindah kekamar aja yah,” aku mengajak keduanya pindah ke kamar tidurku, setelah mengunci pintu utama kontrakanku.Sampai di kamarku, bagaikan balita yang akan dimandikan ibunya, pakaianku segera dilucuti dua SPG itu,
dan mereka pun melepasi seluruh pakaiannya. Mbak Maya dan Mbak Wati boleh kesana sekitar jam itu,
saya tunggu ya,” jawabku. Puasin aku ya.. Maya walau agak gendut
jadi terlihat seksi mengenakan jeans ketat dipadu kaos merah ketat pula, sedangkan Wati yang langsing
semakin asyik pakai rok span mini dipadu kaos kuning ketat.Rumah kontrakanku type 36, jadi hanya ada ruang tamu dan kamar tidur yang ukurannya kecil, selebihnya
dapur dan kamar mandi juga sangat mini dibagian belakang.




















