Saat itu aku pura-pura tidur sambil memeluk bantal gulingku. Bokep Aku malah jadi curiga. Nyatanya isinya seperti curhat Prima pada dirinya sendiri…. Semua pekerjaan diserahkan terhadap ahlinya, sementara Yadi hanya mengawasi saja lewat internet. Yang jelas, beberapa detik kemudian ia berusaha “membangunkanku”.“Bun…Bunda….” panggilnya setengah berbisik. Tiba-tiba terdengar suara di sampingku, “Maaf Bunda…ada paket yang…yang ha…wajib ditandatangani sama Ibu dulu…ma..maaaf…” Suara Prima terdengar tersendat-sendat, mungkin sebab kaget serta gugup menonton kondisiku yang belum mengenakan pakaian lengkap.Aku terkejut. “Tapi yakinkan dulu bahwa Nanda sudah mengunci pintu kamarnya,” kataku sambil bangkit dari kursiku. Biasanya suka ngajak ngobrol, ngomongin yang lucu-lucu serta sebagainya.Tapi kini kalian sangat berubah. Aku pun masuk ke dalam kamarku, lalu mandi sebersih mungkin.




















