“Ayo diminum, Nul,” Mas Jono memberiku segelas coca cola. Bokep Dan Mas Jono menyetel vCDnya. Beruntung mereka tidak menikmati tubuhku secara gratisan. Kudorong dadanya. Aku berpikir dalam sebulan pasti sudah mendapat tempat kerja baru. Selama membersihkan sering aku melihat betapa berantakannya kamar cowok. Aku semakin bingung karena yang semula kuanggap pemerkosaan atas diriku sekarang sudah berganti jadi kebutuhan dan kenikmatan. Malam minggu itu kami terus bersetubuh berganti-ganti antara 4 cewek dan 6 cowok. Yang membuatku terbelalak suatu hari aku melihat majalah-majalah porno tersebar di lantai kamar. Berapapun aku bayar!” katanya memaksaku sambil meremas-reMas tetekku dan berusaha membuka kancing bajuku. “Nul, aku ingin menciummu,” desisnya di belakang telingaku membuatku merinding.




















