sruuuppp.. Bokep Bangunan rumah Susi kini sdh permanen, isi perabotnya serba baru, dari kursi tamu, tempat tidur semuanya mewah, jg TV 29″ antena parabola dan VCD mereka miliki. yg penting tenggorokanku segar.“Kau berbaringlah di di situ,” pinta Kapten Jack sambil menunjuk tempat tidurnya yg ukurannnya tdk begitu besar. tahan sebentar.. 2..”“Creettt… creettt… creet…” sperma Kapten Jack membasahi gua gelap meqiku. Zleebbb..”“Oooggghh.. aaaggghh..”“Aku mau keluar Kapten,” ujarku memberi tahu Kapten Jack.“Tahan Sayang.. Aku bersyukur, Ibu Tua itu rupanya berbaik hati karena bersedia menggeserkan kakinya, kini aku dapat duduk, tp sampai kapan aku duduk kuat dgn cara duduk begini. aku sdh tak tahan Kapten..” desisku.“Tahan Sayang.. aaagggghh.. Ah persetan.. oh teruskan..” sambil matanya terpejam-pejam.Aku jongkok, tanpa ragu kujilat dan kukulum torpedo Sang kapten, sampai terbenam ke tenggorokanku.Aku benar-benar menikmatinya seperti menikmati es Jolly kesukaanku di waktu




















