Dari sana Emir membawa Daissy ke sebuah motel dan mencurahkan rasa rindunya kepadanya. Bokep Bersama Emir harga dirinya terpulihkan dan hasrat kewanitaannya terpuaskan.“Emir, aku seneng sekali,” katanya berbisik.Emir hanya mengusap-usap kepala Daissy dengan lembut. Di sanalah Erick telah mengarahkan Daissy, dengan setengah memaksa, hingga akhrnya ia menjadi mahir melakukan seks oral. Kalaupun mau lari entah bisa kemana. Apapun yang akan terjadi biarlah terjadi sekarang, demikian katanya ia memutuskan pada saat itu. Daissy memuaskan Emir, dan Emirpun memuaskan dirinya.Beberapa minggu kemudian Daissy sempat menghadiri acara reuni SMA-ku. Kepala Daissy sudah tersandar di lengan Bambang yang kokoh. Sebelum meninggalkan pavilion Erick, dengan membawa foto-foto celaka itu, teringat oleh Daissy untuk meminta negatifnya.“Waduh, masih ada sama si Emir tuh,” jawab Erick dengan gaya seenaknya.Daissy meminta Erick menelepon Emir, sementara ia duduk menantikan di sofa depan.Samar-samar terdengar suara




















