Aku mengarahkan perahu ke sana. Bokep Tapi malah adikku SUtinah ingin ikut denganku melaut. Saat mengangkat yang terakhir, Sutinah tepeleset. “Nanti dilihat orang,” bisiknya. Kumasukkan pelat-pelan kontolku ke lubang memeknya. Setelah itu, kami pulang dan tak lupa membeli peralatan untuk menempel jaring. “Kalau kamu gak mau telan, ya dibuang saja,” kataku. Tak lama Suti mengatakan nasi sudah siap dari tadi dan kami harus makan.Suti membuat nasi ke piringku dan ke piringnya bersama lauknya. Sebelah tangan Ibu meraba-raba memeknya. Ayah mulai lega bernafas. Ibu naik ke perahu dan kami sama menaikkan layar, karena angin masih dari laut ke darat. AKu hanya memeluknya dan mengcup pipinya dengan sejuta sayang.




















